Polisi Belum Menangkap Tersangka PB Dalam Kasus Kematian Nona Ina di Sumba, Begini Alasannya

- Sabtu, 24 Desember 2022 | 00:24 WIB
Polisi Belum Menangkap Tersangka PB Dalam Kasus Kematian Nona Ina di Sumba, Begini Alasannya (foto) (Laman Humas Polres Sumba Barat Daya)
Polisi Belum Menangkap Tersangka PB Dalam Kasus Kematian Nona Ina di Sumba, Begini Alasannya (foto) (Laman Humas Polres Sumba Barat Daya)

Hits IDN - Salah seorang tersangka Paulina Bora belum dilakukan penangkapan oleh polisi dalam kasus kematian Apliana Nona Ina di Sumba Barat Daya, Provinsi NTT.

Dalam kasus kematian Nona Ina, terduga pelaku sebanyak empat orang dan satu orang diantaranya MA telah meninggal dunia.

Sedangkan ketiga orang lainnya, polisi telah menetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil autopsi dan dua alat bukti yang cukup serta berdasarkan keterangan para saksi.

Baca Juga: Desi Ratnasari Mengaku Dekat dengan Dua Pria: Relasi Kami Unik

Penangkapan itu, polisi meringkus dua orang dari tiga orang terduga pelaku atas kematian Nona Ina.

Penangkapan ini dipimpin oleh Kanit Pidum AIPDA I Kadek Nata bersama gabungan Sat Reskrim beserta Polsek Wewewa Selatan, Polres Sumba Barat Daya, pada Jumat, 23 Desember 2022.

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Nona Ina di Wesel SBD, Dua Perempuan Ditetapkan Sebagai Tersangka

Kedua terduga pelaku pembunuhan yang ditangkap satu orang pria dan seorang wanita, Yohanes Bora (33) dan Yustina N. Malo (57).

Kedua orang tersangka diamankan polisi di Kampung Weekui, Desa Tanateke, Kecamatan Wewewa Selatan, SBD.

Adapun seorang tersangkat Paulina Bora (17) merupakan anak di bawah umur, sehingga perlu dilakukan koordinasi dengan Balai Pemasyarakatan (BAPAS).

Baca Juga: Mayat Perempuan Bertato Ditemukan Mengambang di Sungai, Polisi Amankan Pelaku Termasuk WNA

"Selanjutnya akan dilakukan press reales pada Sabtu, 24/12/2022 pukul 08.00 Wita," kata Kasat Reskrim seperti dilansir dari Laman Humas Polres Sumba Barat Daya, Jumat (23/12).

Penangkapan terhadal kedua tersangka, diketahui berdasarkan surat perintah penangkapan No: SP KAP/123'2022/Reskrim.

Baca Juga: Korban Dijanjikan Gaji Tinggi Hingga Resign Massal, 48 Pekerja Asal Matim NTT Tertipu di Palangka Raya

Halaman:

Editor: Robin Van

Sumber: tribratanewssumbabaratdaya.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X